Jangan Salah, ini Cara Tepat Menghadapi Anak Nakal

Jangan Emosi Dulu, Begini 7 Cara Menghadapi Anak Nakal dan Bandel -  KlubWanita.com

Para orang tua tentu berharap yang terbaik untuk anak-anaknya. Agar anaknya dapat tumbuh menjadi anak baik, menghormati orang tua dan rasa kasih sayang pada sesama. Namun tidak mudah mewujudkan hal tersebut karena setiap anak memiliki karakter berbeda. Sebagian memiliki kecenderungan melawan yang kemudian dilabeli sebagai anak nakal.

Di usia mereka, rasa ingin tahu yang kuat, tidak mengikuti aturan dan juga karena tidak mengerti mengapa harus ada aturan. Karenanya untuk menghadapi setiap anak, orang tua haruslah tahu cara efektif agar tidak salah langkah. Sebab jika salah, bukannya jadi baik malah kebiasaan buruk tersebut bisa terbawa hingga dewasa.

Cara Efektif untuk Menghadapi Anak Nakal

Kesabaran orang tua amat penting untuk menghadapi anak-anak yang kelewat aktif ini. Sebab jika diatasi dengan cara yang kasar justru akan berakibat buruk. Berikut ini cara efektif untuk menghadapi anak nakal yang bisa jadi tips parenting dari okemom.comuntuk para orang tua:

  • Tidak Melabeli Sebagai Anak Nakal

Senakal apa pun seorang anak, jangan pernah melabeli dengan sebutan anak nakal. Label anak nakal yang diberikan orang tua tanpa sadar dapat melukai hati si kecil. Akibatnya dapat membuat ia patah semangat dan tidak cukup percaya diri. Hal ini harus selalu diingat, agar setiap si kecil susah diatur tidak langsung dimarahi apalagi mengatakan sebagai anak nakal.  

Dalam jangka panjang, anak yang ketap dilabeli nakal akan merasa sia-sia untuk berusaha menjadi baik, toh label nakal sudah ia miliki. Cara terbaik untuk dilakukan adalah melakukan pendekatan pelan-pelan dengan memberi pengertian bahwa perbuatan si kecil tidak baik. Beri alasannya denvan demikian anak dapat memahami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama.

  • Jangan Membentak Anak di Depan Umum

Jika anak melakukan kesalahan di depan umun, jangan langsung memarahinya. Tahan dan beri peringatan saat tidak ada orang di sekitarnya. Cara ini lebih baik karena anak akan merasa sangat buruk jika dibentak di depan banyak orang.

Karenanya sebisa mungkin menahan diri atau segera ajak anak menjauh untuk dinasihati. Pada dasarnya membentak juga tidak dianjurkan bahkan di tempat sepi sebab rasa takut membuat mereka sulit memahami nasihat yang diberikan. Lebih baik menggunakan cara lembut agar anak dapat mencerna nasihat dan menyesali kesalahannya.

  • Berikan Contoh yang Baik

Cara terbaik membuat anak bersikap baik adalah dengan memberi contoh. Usia anak masih sangat berpengaruh pada sikap orang-orang di sekitarnya. Anak kerap meniru kebiasaan-kebiasaan yang sering dilihat. Dalam hal ini tentu orang tua berperan sangat penting sebagai contoh utama anak.

Dibandingkan nasihat, memberikan contoh secara langsung lebih afektif namun cara ini dalam jangka panjang. Jika anak melakukan kesalahan lebih baik segera dinasihati agar mereka tahu kealahannya.

  • Buat Aturan beserta Beri Sanksi Tegas

Jika anak terlanjur nakal meski telah dinasihati, sebaiknya menetapkan aturan dan sanksi. Meski masih anak mereka harus mulai dikenalkan tentang kesalahan dan ganjaran yang harus diterima jika melakukan kesalahan. Buat aturan dengan sederhana yang dapat dipahami anak misalkan memberi batas bermain dan menonton tv. Jika melanggar ia tidak boleh bermain lagi esok harinya.

  • Jangan Terlalu Sering Memberi Toleransi

Terakhir orang tua sebaiknya tidak memberi toleransi ketika anak melanggar aturan. Sanksi harus tetap diberikan sesuai aturan yang sudah dibuar. Hal ini agar anak tidak meremehkan aturan yang sudah dibuat. Ia juga bisa lebih memahami pentingnya ada aturan dan mengapa setiap orang tidak boleh melanggarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *